start over Depok: Disdik Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun Dongkrak Perekonomian Masyarakat dan Kota - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Sabtu, 21 Januari 2017

Depok: Disdik Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun Dongkrak Perekonomian Masyarakat dan Kota

Depok: Disdik Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun Dongkrak Perekonomian Masyarakat dan Kota




anak sekolah fakta.co.id

Depok – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok yang bernaung dibawah Pemkot (Pemerintah Kota) Depok, terlihat menerapkan dan menggalakkan wajib belajar selama 12 tahun kepada masyarakatnya guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusianya (SDM) yang mampu bersaing di era modern saat ini.

wabel 12 tahun fakta.co.id

Pemkot Depok dalam menerapkan dan menggalakkan wajib belajar 12 tahun, diperuntukkan sebagai salah satu upaya Pemkot dapat mewujudkan kotanya sebagai Kota Layak Anak (KLA) yang menghasilkan generasi-genarasi masa depan terbaik sehingga bisa mendongkrak perekonomian kota dengan harapan kota Depok dapat menjadi kota yang mandiri ekonomi dan sejahtera.

Henry Pansila, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, selaku pejabat penting yang ikut dalam mensukseskan jalannya program tersebut mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dewan Pendidikan agar bersama sama mengentaskan anak putus sekolah dan menggalakkan wajib belajar 12 tahun di wilayahnya.

“Di Depok, jangan sampai ada anak yang putus sekolah. Ini tentunya perlu mendapatkan perhatian dan peran dari Dewan Pendidikan,” ucap Henry.

Herry pun menambahkan, adanya kasus anak putus sekolah dan tidak dapat menjalankan haknya untuk belajar 12 tahun dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang diantaranya, minimnya peran orang tua dalam mengawasi anak, kurangnya perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar, pergaulan bebas dan faktor ekonomi.

Dengan demikian, Herry selaku pejabat yang diberikan tugas untuk memperbaiki kualitas pendidikan di kota Depok ini langsung bergerak dan memberikan terobosan terobosan dalam mengentaskan anak putus sekolah dengan membuka program kejar paket A,B dan C sebagai salah satu jalan keluarnya.

Dijelaskan oleh Henry, bahwa tidak sampai disitu saja, pihaknya pun juga terus melakukan pembenahan dan sosialisasi ke sejumlah lokasi rawan putus sekolah dengan harapan dapat mewujudkan generasi muda yang baik dan berharap pula kepada kaum muda khususnya bagi anak putus sekolah untuk terus melakukan pembelajaran dan tetap semangat dalam mengejar cita cita dengan wajib belajar 12 tahun.

“Selain kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Depok, khususnya para calon penerus untuk terus melaksanakan kegiatan belajar selama 12 tahun, kami juga mengajak masyarakat yang putus sekolah untuk dapat mengikuti kejar paket kesetaraan yang kami adakan di Kecamatan. Dengan adanya kegiatan dan bimbingan ini, bisa meningkatkan kualitas SDM,” tuturnya.

Be Sociable, Share!

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan