start over Nubuat Tampuk Kepemimpinan Partai Golkar - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Sabtu, 21 Oktober 2017

Nubuat Tampuk Kepemimpinan Partai Golkar

Nubuat Tampuk Kepemimpinan Partai Golkar




FAKTA.CO.ID- Sebentar lagi, paling lambat Mei 2016, partai Golkar akan melaksanakan gelaran Munaslub sebagai titik balik persatuan partai.

Momen yang sejatinya dilaksanakan 5 tahun sekali itu, mau tidak mau dimajukan pelaksanaannya. Hal itu terjadi karena adanya konsensus politik imbas polemik atau “konflik yang hampir  1 tahun mendera partai beringin tersebut.

Munaslub akhirnya disepakati karena banyaknya desakan dari grasshold kepada kedua kubu, baik kubu Munas Bali dan kubu Munas Ancol.

Beberapa elemen partai tak henti-hentinya menyuarakan disudahinya pertikaian internal ini, hingga senior-senior partai kuning pun terpaksa turun gunung dengan membentuk tim transisi yang dikomandani oleh Jusuf kalla yang juga mantan Ketua Umum partai Golkar.

Ide dasar dibentuknya tim kecil yang beranggotakan para senior dan juga ketua Umum kedua kubu adalah untuk mengakhiri sengketa kepengurusan masing-masing kubu melalui mekanisme internal organisasi.

Bak gayung bersambut, kubu Munas Bali melaknakan Rapimnas, forum tertinggi setelah Munas. Lewat pidato politiknya, Aburizal Bakrie, menyatakan diantaranya bahwa munaslub adalah solusi dari pertikaian panjang partai golkar. walaupun mereka sempat menolak keberadaan tim transisi dibawah komando JK.

Sebenarnya, usulan munaslub itu juga jauh-jauh hari telah disuarakan oleh kubu Munas Ancol.

Munaslub yang akan digelar sebelum bulan puasa itu mengundang perhatian seluruh kader partai baik di tingkat pusat maupun daerah yang sudah lama menantikan persatuan Partai ini, khususnya kader yang berpotensi untuk menjadi bakal calon ketua umum untuk 5 tahun kedepan.

saya menilai, ada kurang lebih 6 atau 7 orang yang kapabel untuk memegang tongkat kepemimpinan Partai pemenang Pemilu ini, yakni Priyo Budi Santoso, Ade Komarudin, Setya Novanto, agus Gumiwang, Erlangga Hartanto, Aziz Syamsudin, Idrus Marham.

saya juga meyakini 7 bakal calon itu akan terpolarisasi  minimal menjadi 4 calon terkuat yang akan bertanding di arena Munaslub.

Dari kubu Ancol adalah Priyo Budi Santoso, dan Erlangga Hartanto yang akan bertarung. Dan dari kubu munas Bali, nama Idrus marham, dan Ade Komarudin yang akan memperebutkan pemilih hingga akhir.

Namun demikian,  7 bakal calon tersebut saya belum melihat mereka mengusung ide dan gagasan cemerlang dalam upaya memperbaiki partai Golkar yang tengah terdegradasi karena konflik yang berkepanjangan dan perilaku oknum kader yang dinilai sempat menyakiti rasa keadilan masyarakat.

jika ada seorang bakal calon yang mengusung ide cemerlang, saya percaya, dia akan mendapatkan simpati dari pemilik suara (DPD I dan II). Berkaca dari gelaran Munas sebelumnya, calon terpilih adalah sosok yang mampu menarik simpati pemilih dengan gagasan, dan ide yang diusungnya.

Bukankah kita telah banyak menyaksikan bahwa partai golkar adalah the party of idea. Partai yang dikelolah dan/atau digerakkan dengan ide-ide cemerlang para kadernya.

 

Penulis: Achsanul Yakin R – Wasekjen Partai Golkar

IMG_3285

Be Sociable, Share!

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan