start over 3 Gejala Utama Anak Terkena Autisme - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Sabtu, 21 Oktober 2017

3 Gejala Utama Anak Terkena Autisme

3 Gejala Utama Anak Terkena Autisme




Fakta.co.id – Gangguan spektrum autistik (GAS) atau yang dikenal dengan autisme merupakan gangguan perkembangan yang menyebabkan anak mengalami kesulitan komunikasi.

Secara klinis autisme ditandai oleh tiga gejala utama yaitu gangguan interaksi sosial, terganggunya komunikasi dua arah baik verbal maupun nonverbal, pola perilaku atau minat yang terbatas dan disertai gerakan berulang tanpa tujuan dengan intensitas bermakna.

“Gejala GAS biasanya muncul di usia dini. Perlu dicermati pada usia 0-3 tahun karena munculnya itu di bawah usia 36 bulan,” ujar dokter spesialis kedokteran jiwa-konsultan psikiatri anak dan remaja, Ika Widyawati dalam diskusi di Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Ika mengungkapkan, ada beberapa gejala autisme yang bisa dikenali orangtua sejak dini. Misalnya, pada usia 12 bulan anak belum bisa menunjuk apa yang diinginkannya dan mengoceh. Anak juga tidak bisa melihat ke benda yang ditunjuk orang lain dari jauh.

“Menunjuk itu maksudnya ya pakai telunjuk. Bukan anak angkat tangan dengan lima jari. Anak 12 bulan belum bisa nunjuk, itu warning,” jelas dokter yang praktek di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan ini.

Gejala lainnya, kemampuan bicara anak perlahan menghilang. Padahal, saat 1-1,5 tahun, anak terlihat pintar mengoceh.

Kemudian, waspadai juga bila dipanggil namanya anak tidak merespon atau menoleh. Bahkan, tidak bisa mengucap satu kata pun hingga usia 16 bulan.

“10 bulan ke atas biasanya anak mulai bisa ucap ” pap”, “mam”, atau “mamam”. Kalau belum ada satu kata apapun, warning juga,” lanjut Ika.

Anak dengan autisme juga hilang kemampuan sosial nya pada usia kapan saja dan tidak bisa main pura-pura. Ia seperti asik dengan dunianya sendiri saat bermain.

Anak dengan autisme butuh pengobatan dan berbagai terapi tergantung kondisinya. Semakin dini, yaitu terapi di bawah usia 3 tahun, hasilnya bisa lebih baik.

Be Sociable, Share!

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan