start over 'Infused Water' Dapat Membantu Detoks Dan Bakar Lemak Tubuh, Benarkah? - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Sabtu, 25 Februari 2017

‘Infused Water’ Dapat Membantu Detoks Dan Bakar Lemak Tubuh, Benarkah?

‘Infused Water’ Dapat Membantu Detoks Dan Bakar Lemak Tubuh, Benarkah?




Fakta.co.id – Media sosial bisa pengaruhi pola makan. Infused water yang populer di Instagram konon dapat membantu detoks dan bakar lemak tubuh. Benarkah?

Saat Anda menuliskan hastag #health di Instagram tentu ada banyak sekali unggahan dengan tulisan ‘detoks drink’ yang terdiri dari potongan buah dan lemon dalam botol air.

Dalam unggahan di Instagram, fotonya tampak terlihat begitu sehat dan segar. Tapi benarkah infused water lemon dapat kurangi lemak tubuh?

Dilansir oleh Independent (24/05), para ahli mengatakan cara terbaik untuk mengurangi lemak tubuh dengan membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi.

Professor Jimmy Bell dari Departement of Life Science di University of Westminer menjelaskan bahwa konsep pembakaran lemak saat tubuh memanfaatkan lemak sebagai energi, bukan karbohidrat itu tidak ada.

Akan tetapi menurutnya, konsep ini di salahgunakan oleh industri diet untuk meyakinkan pelaku diet sadar diri bahwa beberapa senyawa dapat menyerang lemak tubuh. Menyoroti hal ini, Bell menekankan bahwa tidak satu pun metode ini terbukti secara klinis.

Beberapa penelitian pada hewan dan laboratorium telah menunjukkan bahwa makanan tertentu seperti buncis dan lentil dapat mempengaruhi nafsu makan dan pencernaan dengan fermentasi di usus besar. Namun, mekanisme tersebut belum terbukti pada manusia.

Adapun lemon yang dicampur air dikatakan dapat membakar lemak. “Saya tidak bisa membayangkan bagaimana mekanisme air lemon akan memiliki efek pada lemak tubuh,” tambahnya.

Dr Yvonne Jeanes RD, Dosen Senior di Department of Life Science di University of Roehampton sepakat dan memperingatkan terhadap gagasan “detoks” makanan.

Menurut Jeanes, tubuh senditi memiliki mekanisme yang sangat baik untuk melakukan pembuangan racun dan limbah. Mekanisme ini melibatkan organ tubuh seperti saluran pencernaan, hati dan ginjal.

“Jadi yang disebut makanan detoks untuk membuang racun sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Sebuah makanan detoks tidak seperti air ke api. Jika Anda ingin tubuh mendetoksifikasi sendiri, berhentilah makan junk food,” jelas Dr Bell.

Jadi jangan berfikir bahwa Anda dapat konsumsi makanan apapun tanpa konsekuensi dan berpikir bahwa detoks akan menghapus semua masalah. Hal ini tidak akan terjadi, karena sehat tidak dilakukan dengan instan.

Konsumsi air dengan lemon ataupun potongan buah tidak berbahaya akan tetapi juga tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan Anda.

“Jika menambahkan buah dan sayuran sebagai penambah rasa pada air putih, ini bisa mendorong orang untuk minum lebih banyak sehingga tetap terhidrasi dengan baik. Hal ini juga dapat menambah beberapa kandungan nutrisi seperti vitamin C,” tutur Dr Sue Reeves, Dosen di Department of Life Science di University of Roehampton.

Dr Jeanes menambahkan bahwa hal yang paling penting untuk mencapai berat badan normal dan sehat adalah dengan melihat asupan kalori secara keseluruhan, dan konsumsi makanan sehat.

Misalnya, ketika Anda hendak mencampurkan gula pada makanan Anda bisa menggantinya dengan campuran tomat dan lemon. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi buah-buahan dan sayuran setiap hari.

Be Sociable, Share!

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan