start over 10 Tips Menjadi Kaya Raya Di Usia 30 tahun - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Minggu, 25 Juni 2017

10 Tips Menjadi Kaya Raya Di Usia 30 tahun

10 Tips Menjadi Kaya Raya Di Usia 30 tahun




Fakta.co.id – “Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, setiap orang bisa menjadi apapun yang mereka inginkan,” ujar Steve Siebold, orang yang telah meneliti dan mempelajari 1.200 orang kaya di seluruh dunia.

Ini artinya semua orang bisa kaya, tak terkecuali kamu yang berusia awal 20-an. Usia ini justru penting karena pada saat inilah kamu memulai karier. Namun, meski peluang terbuka lebar, banyak orang justru tidak berani bermimpi menjadi miliarder saat memasuki usia 30-an.

Buat kamu yang berani bermimpi, buat perencanaan sejak sekarang. Agar lebih memudahkan kamu, berikut ini sejumlah rumusan dari Stgeve Siebold yang telah mempelajari 1.200 orang terkaya di dunia.

Fokus pada penghasilan

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah meningkatkan penghasilan. Ini artinya, kamu harus bisa mendapatkan uang lebih banyak dari orang sebayamu. Kemudian buat target peningkatan penghasilan setiap tahunnya. Misalnya saat pertama kali bekerja, kamu berani nego gaji Rp5 juta di saat teman-teman sebayamu bergaji Rp3,5 juta.

Lalu setiap tahunnya, kamu buat target peningkatan penghasikan. Setelah satu tahun bekerja targetkan peningkatan penghasilan Rp2 juta, dan seterusnya. Caranya bisa dengan meningkatkan posisi di kantor, penghasilan pasif melalui investasi atau bisnis sampingan.

Ubah mindset

Menjadi kaya bermula dari mengubah cara berpikir tentang uang. Sederhananya, saat kebanyakan orang bahkan tidak berani bermimpi jadi kaya dan menganggap jadi miliarder itu mustahil, orang kaya justru percaya kalau mereka sedang berproses menuju ke sana.

Memperluas pintu penghasilan

Jika saat ini penghasilanmu hanya berasal dari gaji, kamu harus mulai mencari penghasilan tambahan dari sumber lain. Penulis Thomas C. Corley yang telah lima tahun mempelajari orang kaya mengungkapkan bahwa para jutawan punya banyak sumber penghasilan.

Hasil penelitiannya bahkan secara rinci menyebut Sebanyak 65% jutawan punya tiga sumber penghasilan sementara 45% punya empat sumber dan 29% punya lima atau Iebih sumber penghasilan. Sumber penghasilan tersebut meliputi penyewaan real estate, investasi saham, dan mitra bisnis.

Investasi pada diri sendiri

Investasi paling aman dan tidak berisiko adalah investasi pada diri sendiri. Caranya dengan membaca minimal 30 menit sehari untuk menambah pengetahuan, rajin mengikuti perkembangan berita, dan mengikuti kursus keahlian.

Jika kamu punya hal yang kamu senangi, investasikan waktu lebih banyak terhadap hal tersebut. Raih pengetahuan seperti kamu menghirup udara. Banyak orang sukses dan kaya adalah kutu buku. Warren Buffet, orang terkaya nomor tiga di dunia adalah salah satunya. Dia menghabiskan 80% waktu kerjanya untuk membaca.

Menabung untuk investasi

Jika menabung, tetapkan tujuannya untuk investasi, bukan yang lain. Tempatkan uang pada akun rekening berbeda dan jangan gunakan bahkan untuk kondisi darurat sekalipun. Hal ini akan memaksamu untuk meningkatkan penghasilan.

Investasi tidak sesulit yang kamu kira. Ada berbagai pilihan investasi baik untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Misalnya untuk jangka pendek kamu bisa memilih deposito, reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap. Sedangkan untuk jangka panjang kamu bisa memilih saham.

Tentukan jumlah penghasilan sendiri

Kebanyakan orang kaya punya bisnis pribadi sehingga mereka bisa menentukan minimal penghasilan setiap bulan. Mereka sadar bahwa menjadi entrepreneur merupakan cara cepat menjadi kaya.

Jika para orang kaya ini memulai bisnis dan membangun kekayan, kelas menengah justru merasa cukup puas dengan gaji yang diterima.

Mereka pun melewatkan kesempatan untuk menumbuhkan kekayaan. Berbeda halnya dengan orang kaya yang menyukai risiko, kelas menengah justru senang dengan stabilitas, gaji standar meskipun hal ini membuat mereka susah kaya.

Jangan pamer, tapi tunjukkan

Grant Cardone, motivator terkenal asal Amerika tidak membeli mobil mewah meski bisnis dan investasinya untung besar. Dia masih mengendarai Toyota Camry setelah menjadi jutawan. Buatlah dirimu dikenal karena etos kerja, bukan benda apa yang kamu beli.

Apa yang dilakukan Cardone mungkin berbanding terbalik dengan kebanyakan anak muda saat ini yang cenderung mengedepankan gaya dan gengsi meski penghasilan belum mencukupi. Mereka ingin dianggap mapan lewat barang-barang bermerek meski dibeli dengan pinjaman.

Menetapkan target dan misi untuk mencapainya

Kalau kamu ingin menghasilkan banyak uang, maka kamu harus membuat target yang jelas serta misi yang realistis. Uang tidak jatuh dari langit, tapi kamu harus bekerja untuk mendapatkannya.

Orang kaya fokus, berani, punya pengetahuan, dan visi misi yang jelas. Alasan nomor satu mengapa kebanyakan orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah karena mereka tidak tahu apa yang mereka inginkan. Sementara itu, orang kaya benar-benar tahu bahwa yang mereka inginkan adalah kekayaan.

Bergaul dengan orang yang kamu kagumi

Andrew Carnegie, salah satu orang terkaya di dunia punya prinsip dalam bergaul. Prinsipnya adalah bergaul dengan orang-orang berbakat yang punya visi sama denganmu. Inilah kenapa orang kaya biasanya bergaul dengan orang kaya.

Bukan hanya sekedar gengsi, tapi untuk bertukar pikiran dan memperluas jaringan bisnis. Tapi bukan berarti kamu jadi tidak rendah hati ya.

Berani bermimpi

Jika kamu bertekad mendapatkan Rp1 miliar maka wujudkanlah. Kesalahan finansial terbesar kelas menengah susah kaya adalah tidak bermimpi besar. Uang terus dicetak setiap harinya. Dunia ini tidak kekurangan uang, tapi kekurangan orang yang mau bermimpi besar.

Share Di Social Media:

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan