start over Peneliti Temukan Cara Ubah Karbon Dioksida Menjadi Bensin - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Rabu, 29 Maret 2017

Peneliti Temukan Cara Ubah Karbon Dioksida Menjadi Bensin

Peneliti Temukan Cara Ubah Karbon Dioksida Menjadi Bensin




Fakta.co.id – Peneliti di Tennessee menyebutkan bahwa, secara tak sengaja mereka mampu mengubah karbon dioksida menjadi ethanol. Para peneliti ini bekerja di Laboratorium Nasional Oak Ridge milik Departemen Energi.

Mereka berhasil mengembangkan proses dengan cara menambah “nano-spikes” – semacam semburan kecil – dari karbon dan perunggu ke karbondioksida untuk mengubahnya menjadi ethanol, tipe alkohol yang ditemukan pada hand sanitizer dan minuman beralkohol.




Ethanol juga bisa diubah menjadi bahan bakar – bensin di Brazil mengandung lebih dari 25 persen ethanol – yang menjadi alasan para peneliti ini menyebutkan penemuan mereka sebagai “inovasi teknologi pengubah limbah menjadi bahan bakar”.

Menurut Adam Rondinone dalam press release, pemimpin studi ini, mereka menemukan secara tak sengaja dan materialnya benar-benar berfungsi. Mereka mencoba mempelajari tahapan awal reaksi kimiawinya ketika mereka menyadari bahwa katalisnya melakukan keseluruhan reaksi dengan sendirinya.

Eksperimen tim mereka dimaksudkan untuk menjadi salah satu dari proyek panjang yang berniat menginvestigasi bagaimana cara mengubah karbondioksida menjadi ethanol; para peneliti menemukan bahwa prosesnya membutuhkan tahapan berjenjang dan reaksi kimia yang rumit.

Tapi ternyata eksperimennya menjadi jauh lebih mudah dari yang mereka prediksi: mereka hanya butuh satu macam katalis (perunggu) untuk mengubah karbondioksida.

Penemuan ini adalah terobosan besar, mengingat proses mengubah karbondioksida – salah satu dari polutan udara berkontribusi pada perubahan iklim – menjadi bahan bakar, yang pada akhirnya bisa menghasilkan lebih banyak karbondioksida yang bisa diubah menjadi bahan bakar lebih banyak. Membakar satu kilang bahan bakar diesel memproduksi sekitar 22 pon karbondioksida.

Jika teknologi ini akhirnya bisa menjadi efisien dan tersedia secara umum, manfaatnya bisa menciptakan bahan bakar alternatif yang netral dari karbon dibandingkan harus mengolah dari fosil.

Sayangnya belum ada perkataan bahwa teknologi tersebut akan dikeluarkan dari lab ke masyarakat. Kita berharap semoga secepatnya ya merasakan bensin murah!

Share Di Social Media:

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan