start over Polisi Mencurigai Kematian George Michael Terkait Obat-Obatan - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Senin, 27 Februari 2017

Polisi Mencurigai Kematian George Michael Terkait Obat-Obatan

Polisi Mencurigai Kematian George Michael Terkait Obat-Obatan




Fakta.co.id – Penyebab kematian penyanyi George Michael pada Natal lalu, belum bisa dipastikan. Kepolisian Inggris mengatakan pada Jumat (30/12), untuk itu autopsi dan tes lanjutan masih harus dilakukan.

“Pemeriksaan pasca kematian sudah dilakukan kemarin sebagai bagian dari investigasi meninggalnya George Michael,” kata kepolisian Thames Valley, seperti dikutip dari Reuters.

Ia melanjutkan, “Penyebab kematiannya belum bisa disimpulkan dan tes lanjutan masih akan dilakukan. Hasil dari pengujian itu akan diketahui dalam beberapa pekan.”

Menurut kepolisian setempat, kematian Michael belum bisa dijelaskan, namun tidak mencurigakan. Sementara manajernya, Michael Lippman mengatakan sang mantan personel Wham! meninggal karena gagal jantung.

Seperti diketahui, sebelumnya Michael ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Inggris, Minggu (25/12). Ditemukan oleh kekasihnya, Michael meninggal dalam usia 53 tahun.

Mirror melaporkan, kematian Michael diselimuti putus asa karena ia kehilangan 20 persen kapasitas paru-parunya. Itu akibat Michael mengalami pneumonia pada 2011. Ia selalu khawatir itu memengaruhi kemampuannya menyanyi.

Pneumonia itu sendiri, menurut salah satu teman Michael, sempat hampir merenggut nyawanya. Ia sampai tak sadarkan diri selama 15 hari. Dokter pun saat itu harus melakukan tracheotomy untuk membuka saluran napasnya.

Sejak itu, Michael seperti depresi.

Seorang sumber mengatakan, “Kehilangan kapasitas suara untuk pria seperti dia seperti kehilangan jiwanya. Segala hal menjadi suram dan sulit setelah itu.”

Tragedi itu membuat kehidupan Michael seperti di ujung tanduk. “Dia tidak akan pernah menjadi orang yang sama lagi. Dan yang lebih penting, tidak akan pernah menjadi penyanyi yang sama lagi,” ujar sumber itu menuturkan.

“Dia butuh obat-obatan dan alokohol dan lainnya untuk membantunya menghadapi kehilangan semacam itu,” katanya lagi.

Menurut Daily Star, polisi memang curiga kematian Michael terkait obat-obatan. Karena itu mereka berencana memeriksa kekasih Michael, Fadi Fawaz yang menemukannya meninggal. Itu bisa dilakukan di rumahnya atau di kantor kepolisian Pangbourne.

“Mereka [polisi] sudah memberinya beberapa hari untuk berduka, tapi sekatang mencoba mencari tahu ada peran apa, jika ada, obat-obatan dalam kematian George selagi situasinya masih segar dalam ingatan Fadi,” ujar sumber.

“Ada kecurigaan besar bahwa itu [kematian Michael] terkait obat-obatan, jadi polisi akan mencari siapa yang menyuplai obat untuk George,” lanjutnya.

Kepolisian Thames Valley tidak membantah adanya rencana memeriksa Fawaz, namun tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut.

Michael merupakan salah satu ikon pop terkenal pada 1980-an. Pelantun Last Christmas itu pernah menjadi personel Wham! namun lalu memutuskan meniti karier solo dan tetap sukses.

Lagunya yang terkenal termasuk Wake Me Up Before You Go-Go, “Careless Whisper, “dan “The Edge of Heaven.

Ia bukan hanya dikenal sebagai penyanyi legendaris. Michael juga seorang dermawan dan vokal soal LGBT. Terakhir ia berhubungan dengan sang kekasih Fawaz, yang juga berjenis kelamin laki-laki. Namun seorang sumber mengaku ragu apakah saat kematiannya Michael dan Fawaz masih bersama.

Yang jelas, Fawaz masih sangat berduka atas kematian Michael. Apalagi ia yang menemukan jenazahnya di atas tempat tidur. “Saya tidak akan pernah berhenti merindukan Anda,” tulisnya di Twitter.

Be Sociable, Share!

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan