start over Terkait Kasus 1MDB, Bankir Swiss Dipenjara di Singapura - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Senin, 16 Januari 2017

Terkait Kasus 1MDB, Bankir Swiss Dipenjara di Singapura

Terkait Kasus 1MDB, Bankir Swiss Dipenjara di Singapura




Fakta.co.id – Seorang bankir asal Swiss dipenjara selama tujuh bulan di Singapura terkait tindak pidana pencucian uang dan sejumlah pelanggaran hukum lain yang melibatkan yayasan pemerintah Malaysia, 1MDB.

Jens Fred Sturzenegger, 42, yang mengepalai Falcon Private Bank cabang Singapura, dijebloskan ke penjara pada Rabu (11/1). Diberitakan AFP, dia juga dikenakan denda sebesar $89 ribu atau setara Rp1 miliar.

Dia resmi dipenjara setelah mengaku bersalah di pengadilan distrik.

Dugaan penyalahgunaan dana 1MDB dalam jumlah besar ini memicu skandal yang menggoyang Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, meski dia mengaku tidak bersalah.

Sturzenegger semula didakwa atas 16 tuduhan, enam di antaranya tuduhan tidak melaporkan transaksi mencurigakan senilai $1,7 juta pada Maret 2013.

Sementara 10 dakwaan lainnya terkait pemberian informasi palsu kepada otoritas Singapura yang menyidik penggunaan sistem perbankan negara sebagai alat penyalur dana gelap yang melibatkan 1MDB.

Dia mengaku bersalah atas tiga tuduhan pencucian uang dan tiga tuduhan pemberian informasi palsu. Tuduhan lainnya dijadikan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis.

Sejumlah bank asal Swiss diduga digunakan sebagai media untuk menyalurkan aliran dana gelap.

Singapura, negara yang menjadi pusat kegiatan finansial di kawasan, menggebrak Falcon Bank dan satu bank asal Swiss lainnya, BSI, atas tuduhan penyelewengan kendali keuangan besar. Negara tetangga Indonesia ini memang dikenal transparan dan keras pada korupsi.

Amerika Serikat dan Swiss juga melakukan penyidikan terhadap yayasan tersebut. Namun, sejauh ini, baru Singapura yang menunjukkan hasil konkret.

Tiga bankir Singapura lain dari BSI sudah dipenjara terkait skandal ini. Di antaranya adalah Yeo Jiawei yang dipenjara 30 tahun karena memengaruhi saksi dan menghambat penyelidikan 1MDB.

Dalam persidangan Yeo, terungkap dirinya bekerja sama dengan pemodal Malaysia, Low taek Jho, yang juga dikenal sebagai Jho Low, seorang yang dekat dengan Najib.

Najib mendirikan 1MDB sementara Low membantu mengaturnya. Dia memainkan peran penting dalam keputusan-keputusan yayasan.

Seperti Najib, Low juga telah menampik terlibat dalam skandal ini.

Be Sociable, Share!

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan