start over Soal Guru Honorer yang Dipecat, Ini Kata Kepsek SMAN 13 - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Jum'at, 28 April 2017

Soal Guru Honorer yang Dipecat, Ini Kata Kepsek SMAN 13

Soal Guru Honorer yang Dipecat, Ini Kata Kepsek SMAN 13




Fakta.co.id – Kepala Sekolah SMAN 13 M Mahpudin membantah telah memecat Andika karena tulisan Dika di medsos. Dia memastikan bahwa kontrak kerja Dika sudah habis. “Dia kami kontrak di semester ganjil ini mulai Juli 2016 hingga Desember 2016,” katanya, Kamis (12/1).

Menurutnya, selama mengajar dia melihat Dika tidak ada kemajuan dalam menyelesaikan skripsinya. Sehingga dia berpikir lebih baik Dika menyelesaikan pendidikannya terlebih dulu. “Jadi untuk sementara dipindahkan ke bagian perpustakaan,” ucapnya.

Dia memaparkan salah satu syarat menjadi pengajar adalah minimal D3 atau S1. Dia meminta Dika untuk pindah ke perpus namun Dika tidak mau. “Di sosmed pemecatan itu nggak ada. Ketika dikontrak pun menjadi kewenangan kami jika saat dia mengajar ada hal melenceng dan kami putuskan untuk tidak melanjutkan Dika mengajar dulu, fokus ke sekolahnya saja,” paparnya.

Kepsek mengaku menerima Dika karena di sekolah sedang kekurangan guru. Dikatakan, terkait guru yang meminta uang fotocopy ke siswa juga sudah mengundurkan diri. “Untuk uang study tour saya juga nggak memberatkan ke siswa. Siapa yang mau ikut silahkan,” ujarnya.

Dia pun mengungkapkan terkait keberadaan studio merdeka garapan Dika, beberapa orangtua mengaku kecewa dengan keberadaan komunitas tersebut. “Ada tiga ortu yang datang mengatakan kecewa terhadap studio merdeka. Karena di sana nggak mendukung kedisplin. Anak-anak rambut gondrong masa nggak masalah,” ucapnya.

Ia masih menunggu itikad baik dari Dika untuk membicarakan masalah ini. “Saya menawarkan opsi itu jadi bukan diberhentikan, kami masih ada toleransi ke dia. Tapi seperti nya yang bersangkutan tidak mau dan keukeh mau ngajar,” tutupnya.

Sebelumnya, pemecatan Andika Ramadhan Febriansyah atau Dika diduga lantaran postingannya di media sosial terkait pungli di SMAN 13 Depok, Cimanggis. Dika merupakan salah satu guru honorer di sekolah tersebut.

Dalam postingannya, Dika mengungkap adanya pungutan liar dan bangunan sekolah yang tak kunjung selesai serta buruknya sistem pendidikan yang diterapkan sekolah tersebut. Nahasnya setelah memposting itu Dika malah dipecat.

Setelah dia memposting, mahasiswa semester akhir itu mendapat kalau dirinya tidak lagi mengajar di sekolah tersebut. Dia menduga ini dipicu postingan dirinya. “Setelah saya posting tentang keluhan siswa mengenai pungli dan keadaan sekolah beberapa waktu lalu, saya lihat nama saya sudah nggak ada lagi,” katanya, Rabu (11/1).

Share Di Social Media:

Tags: , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan