start over Jasa Marga Terapkan Skema Penyempitan di Tol Jakarta-Cikampek - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Senin, 20 November 2017

Jasa Marga Terapkan Skema Penyempitan di Tol Jakarta-Cikampek

Jasa Marga Terapkan Skema Penyempitan di Tol Jakarta-Cikampek




Fakta.co.id – PT Jasa Marga (Persero) menerapkan skema penyempitan jalan di beberapa titik pada ruas Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated). Hal ini diberlakukan seiring dengan kembali dikerjakannya pembangunan jalan bebas hambatan tersebut sejak 6 Juli 2017 lalu.

Adapun, skema penyempitan jalan tersebut dijalankan melalui rekayasa marka untuk mempertahankan jumlah lajur agar tetap sama dengan jalur semula.

AVP Corporate Communication Jasa Marga‎ Dwimawan Heru mengatakan, sejumlah titik tersebut terbagi atas dua kawasan, yaitu Cibitung pada titik kilometer 25 400, KM 26 200, KM 27 050, serta KM 28.
Kemudian di kawasan Cikarang Utama pada titik km 29 700, Cikarang Barat km 31 800, Cikarang Barat km 33 100, Cikarang Barat Utama (Cibatu) km 36 400, dan Cikarang Timur km 37 400.

Selain menerapkan skema penyempitan jalan di titik-titik tersebut, Jasa Marga juga akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan pada ruas Tol Jakarta-Cikampek secara bertahap. Upaya ini untuk mempertahankan standar pelayanan minimal jalan tol, dan layanan kepada pengguna jalan.

“Rencananya, pekerjaan akan dilakukan dalam waktu satu pekan ke depan, yakni dari 16 Juli sampai 23 Juli,” ujar Dwimawan dalam keterangan tertulis, Minggu (16/7).

Pada tanggal tersebut, setiap pukul 20.00 hingga pukul 05.00 dini hari, akan dilakukan rekonstruksi pengerasan jalan tol pada ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek pada lajur pertama, yakni KM 36 dan arah Jakarta pada lajur pertama KM 28 sampai dengan KM 24 dan jalur 1 KM 37 sampai KM 36.

Kemudian pada pukul 21.00 hingga pukul 05.00 dini hari akan dilakukan pengerukan sekaligus pengisian lapisan jalan tol di arah Cikampek pada jalur 1 dan 2 mulai KM 50 sampai KM 52 dan di arah Jakarta pada jalur 1 dan 2 pada KM 53 dan KM 20.

Dengan pengerjaan kembali dan pemeliharaan jalan di dua ruas jalan tol tersebut, Jasa Marga bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengimbau para pengendara pengguna jalan tol untuk dapat mengantisipasi perjalanan. Apabila kepadatan tidak terhindarkan, maka Jasa Marga diingatkan untuk menggunakan beberapa jalur alternatif.
“Pengguna jalan dari arah Jakarta via Tol Dalam Kota dapat keluar di Jatiwaringin atau Jatibening untuk selanjutnya melewati jalur arteri Kalimalang atau dapat menggunakan akses jalan tol kembali melalui GT Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tambun,” jelas Heru.

Sedangkan, untuk pengguna jalan dari arah Jakarta via JORR dapat keluar di Jatiwarna atau Jatiasih, untuk selanjutnya melewati jalur arteri Bekasi atau dapat menggunakan akses jalan tol kembali melalui GT Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tambun, dan seterusnya.

Sebagai informasi, kepadatan jalur Tol Jakarta-Cikampek mencapai 590 ribu kendaraan per hari. Rasio ini sudah mencapai 1,3 kali lipat dari kepadatan rata-rata, sehingga sangat sensitif terjadi kemacetan yang luar biasa.

Be Sociable, Share!

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan