start over Remaja 16 Tahun Dituduh Lakukan 15 Pelanggaran Terkait Teror Asam di London - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Rabu, 26 Juli 2017

Remaja 16 Tahun Dituduh Lakukan 15 Pelanggaran Terkait Teror Asam di London

Remaja 16 Tahun Dituduh Lakukan 15 Pelanggaran Terkait Teror Asam di London




Fakta.co.id – Kepolisian Inggris mengungkapkan bahwa mereka sudah menjatuhkan tuduhan pada anak laki-laki berusia 16 tahun. Remaja laki-laki ini dituntut karena dianggap melakukan 15 pelanggaran terkait teror asam di London pada Kamis (13/7) lalu.

Tuduhan tersebut meliputi perusakan fisik, kepemilikan barang dan pelepasan zat berbahaya, sampai perampokan.

Menurut keterangan kepolisian metropolitan London dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters, remaja ini dijadwalkan hadir ke pengadilan khusus anak muda Stratford pada Senin mendatang.

Pada Jumat (14/7), kepolisian Inggris menahan dua orang pemuda setelah terjadinya serangan asam pada pengendara. Serangan ini terjadi lima kali dalam satu malam dalam kurun waktu kurang dari 90 menit di London Timur.

Serangan ini menelan beberapa korban dengan luka bakar di wajah. Sedangkan satu orang lainnya mengalami luka parah.

Dua penyerang ini menyerang pria berusia 32 tahun di daerah Hackney, London Timur dan menyiramkan asam ke wajahnya. Dalam 1,5 jam berikutnya, tiga pria lain di Hackney dan Islington mengalami penyerangan asam yang serupa.

Perusahaan pengiriman makanan Deliveroo dan UberEats mengatakan bahwa dua orang kurir mereka juga diserang.

“Saya tidak ingin orang berpikir bahwa ini terjadi di London setiap saat. Tapi kami khawatir karena tampaknya jumlahnya akan naik,” kata Komisaris Polisi Metropolitan Cressida Dick.

Dick juga mengatakan bahwa jumlah serangan asam saat ini meningkat di ibu kota Inggris.

“Serangan asam ini benar-benar biadab,” ucapnya.

“Membawa asam atau zat korosif yang menyebabkan adalah sebuah pelanggaran,” kata juru bicara PM Inggris Theresa May.

“Kami bekerjasama dengan polisi untuk melihat apa lagi yang bisa kami lakukan selanjutnya.”

Share Di Social Media:

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan