start over Korsel Ajak Korut Lakukan Perundingan Militer - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Jum'at, 22 September 2017

Korsel Ajak Korut Lakukan Perundingan Militer

Korsel Ajak Korut Lakukan Perundingan Militer




Fakta.co.id – Korea Selatan pada Senin (17/7) mengajak Korea Utara melakukan perundingan militer dalam rangka menghentikan aktivitas permusuhan di perbatasan menyusul serangkaian uji coba peluru kendali Korut belakangan ini.

Langkah ini menjadi tawaran pertama dari pemerintah Moon Jae-in yang menjabat sebagai presiden Korsel dengan sumpah membawa Korut ke meja perundingan, Mei lalu.
“Kami meminta perundingan militer dengan Korea Utara pada 21 Juli di Tongilgak untuk menghentikan semua aktivitas permusuhan yang meningkatkan ketegangan militer di garis demarkasi militer,” kata Wakil Menteri Pertahanan Korsel Suh Choo-suk, dikutip¬†Reuters.
Tongilgak adalah bangunan Korea Utara di desa gencatan senjata di perbatasan yang sebelumnya digunakan untuk perundingan kedua negara. Pembicaraan tingkat pemerintah terakhir antara dua pihak yang berperang ini dilakukan pada Desember 2015.
Ajakan terbaru ini dilontarkan hampir sepekan setelah Moon menyatakan dialog sangat dibutuhkan untuk menekan program nuklir dan rudal Pyongyang.
Choo-suk tidak menjelaskan lebih jauh soal tindakan permusuhan militer yang dia maksud dan kedua negara mempunyai pengertian masing-masing soal aktivitas tersebut. Korea Selatan biasanya merujuk pada provokasi lewat pengeras suara, sementara Korea Utara ingin musuhnya menghentikan latihan bersama rutin dengan Amerika Serikat.
Moon telah mengisyaratkan penghentian aktivitas militer di perbatasan pada 27 Juli lalu, bertepatan dengan peringatan tahunan gencatan senjata yang secara tidak resmi mengakhiri perang Korea, 1953 silam.

Palang Merah Korea Selatan juga mengajak Korut untuk mendiskusikan reuni anggota keluar yang terpisah karena perang Korea. Badan tersebut menyiratkan pertemuan akan diadakan pada 1 Agustus dengan kemungkinan realisasi reuni pada hari raya Chuseok, Oktober tahun ini.

Pyongyang telah berulang kali menyatakan menolak terlibat dalam perundingan apapun kecuali Seoul menyerahkan 12 warganya yang membelot ke Korsel tahun lalu.
Korea Utara menyebut Korea Selatan menculik 12 pramusaji itu dan sang manajer restoran menuntut mereka dipulangkan. Namun, Seoul menyatakan belasan orang itu membelot atas kemauan sendiri.
Korea Utara melaksanakan uji coba rudal balistik antar benuau (ICBM) untuk pertama kalinya awal bulan ini. Mereka mengklaim telah menguasai teknologi untuk memasangkan hulu ledak nuklir pada rudal tersebut, meski ditampik Korsel dan AS.
Dua orang pejabat AS menyatakan, dalam rangka menekan Korea Utara, Amerika tengah mempersiapkan sanksi baru terhadap sejumlah bank China dan perusahaan-perusahaan yang berbisnis dengan Pyongyang, kemungkinan dalam hitungan minggu.

Be Sociable, Share!

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan