start over Bangladesh Dorong Agar Myanmar Sabar Dalam Menangani Pengungsi Rohingya - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Minggu, 24 September 2017

Bangladesh Dorong Agar Myanmar Sabar Dalam Menangani Pengungsi Rohingya

Bangladesh Dorong Agar Myanmar Sabar Dalam Menangani Pengungsi Rohingya




Fakta.co.id – Bangladesh mendorong agar Myanmar sabar dalam menangani situasi di Rakhine State dan mau menerima kembali ratusan ribu warga etnis Rohingya yang saat ini menjadi pengungsi. Dorongan itu disampaikan oleh Perdana Menteri Sheikh Hasina.

Sebagaimana dikutip dari Guardian, Rabu (13/9/2017) Hasina menyatakan hal tersebut sebelum ia mengunjung satu dari puluhan kamp pengungsi Rohingya yang muncul dalam kurun waktu beberapa pekan yang lalu di wilayah Bangladesh bagian selatan. Ia turut menyampaikan kutukannya terhadap kekerasan yang terjadi di Rakhine State.

“Mereka harus menghentikan kekerasan (di Rakhine-red). Pemerintah Myanmar seharusnya menangani situasi ini dengan lebih sabar dan tidak mengizinkan otoritas penegakkan hukum menyerang warga sipil. Apa kejahatan yang dilakukan perempuan, anak-anak, orang-orang tidak berdosa? Mereka tidak bertanggung jawab,” ujar Hasina.

Krisis kemanusiaan Rohingya juga sudah mulai ditangani serius oleh Dewan Keamanan PBB. Pasalnya, bila sesuai jadwal maka pada hari ini Dewan Keamanan akan mengadakan rapat untuk membahas mengenai laporan adanya indikasi tindakan pembersihan etnis di Rakhine State yang dilakukan oleh Pemerintah Myanmar.

PBB menyatakan saat ini sudah 370 ribu warga etnis Rohingya yang lari dari Myanmar dan mengungsi di Myanmar. Para pengungsi mengklaim melarikan diri karena khawatir dengan keselamatan nyawa mereka akibat persekusi dari pihak keamanan Myanmar.

Perdana Menteri Bangladesh mengatakan negaranya terus mendukung para pengungsi Rohingya. Namun, ia juga meminta Myanmar untuk menerima kembali mereka di Rakhine State.

Walau mendapatkan banyak kecaman dan tekanan keras, China sebagai sekutu Myanmar mengklaim mendukung usaha negara tersebut dalam menjaga pembangunan dan stabilitas di Rakhine State.

“Kami pikir masyarakat internasional harus mendukung upaya Myanmar dalam menjaga stabilitas pembangunan nasionalnya. Kami harap keteriban dan kehidupan yang normal kembali sesegera mungkin,” ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang.

India yang notabene sekutu Myanmar mengeluarkan pernyataan yang lebih tegas. Dehli meminta Pemerintah Myanmar menangani situasi di Rakhine State dengan kedewasaan serta berfokus pada kesejahteraan warga sipil.

Be Sociable, Share!

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan