start over Seorang Warga Rusia Dijatuhi Hukuman Gantung di Irak - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Minggu, 24 September 2017

Seorang Warga Rusia Dijatuhi Hukuman Gantung di Irak

Seorang Warga Rusia Dijatuhi Hukuman Gantung di Irak




Fakta.co.id – Seorang warga Rusia dilaporkan dijatuhi hukuman gantung di Irak pada Selasa 12 September 2017. Pria asal Negeri Beruang Merah itu merupakan anggota ISIS yang sebelumnya ditangkap oleh keamanan Irak.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (13/9/2017) pria yang tidak disebutkan namanya itu ditangkap ketika ia kehabisan amunisi di wilayah Mosul. Laporan hukuman mati warga Rusia itu disampaikan oleh Dewan Yudisial Agung Irak melalui pernyataannya.

“Warga Rusia itu merupakan anggota Daesh yang beroperasi di Mosul semenjak 2015,” tutur juru bicara otoritas peradilan di Irak. Sekadar informasi, Daesh merupakan nama lain ISIS dan ini merupakan singkatan dari al-Dawla al-Islamiya al-Iraq al-Sham.

Warga Rusia yang dijatuhi hukuman mati itu merupakan satu dari ribuan warga asing yang sengaja datang ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

Pejabat keamanan di Irak menyatakan saat ini otoritas keamanan di negara tersebut sudah menahan 1.400 warga negara asing yang disinyalir merupakan istri dan anak-anak anggota militan radikal. Rata-rata mereka disebut berasal dari Turki, Tajikistan, Azerbaijan, dan Rusia.

Terkait warga negara asing yang bergabung dengan kelompok teroris ISIS, bulan lalu setidaknya ada 18 warga negara Indonesia yang dipulangkan kembali ke tanah air. Para WNI yang didominasi oleh perempuan itu dipulangkan dari Suriah pada Sabtu 12 Agustus 2017 sore waktu setempat.

Guardian mewartakan, kelompok teroris itu saat ini semakin kehilangan kekuasaannya di Irak dan Suriah. Pasalnya, gempuran tak henti dari militer Irak, pasukan sekutu Amerika Serikat dan militer Suriah membuat kelompok ISIS semakin terpojok bahkan banyak dari anggotanya yang mencoba melarikan diri dan membelot dari organisasi teror tersebut.

Baru-baru ini, puluhan mantan anggota ISIS diketahui berhasil menyeberang dari wilayah Suriah menuju kota-kota kecil di Turki. Mereka rata-rata ingin melarikan diri dan kembali ke negaranya masing-masing.

Be Sociable, Share!

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan