start over Wacana Penerapan Tilang Elektronik yang Kembali Mengemuka - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Sabtu, 18 November 2017

Wacana Penerapan Tilang Elektronik yang Kembali Mengemuka

Wacana Penerapan Tilang Elektronik yang Kembali Mengemuka




Fakta.co.id – Wacana terkait penerapan tilang elektronik (e-tilang) kembali mengemuka. Surabaya menjadi kota yang paling serius menerapkan metode ini.

Dimulai awal pekan lalu, Pemerintah Kota Surabaya melakukan ujicoba terkait sistem tilang berbasis teknologi closed circuit television (CCTV) ini. Hasilnya, ratusan pengendara tertangkap basah dalam berbagai pelanggaran lalu lintas.

Di Jalan Nginden misalnya. Setidaknya sebanyak 200 lebih pelanggaran terangkap kamera. Tercatat, pada lima hari pertama sosialisasi, setidaknya terjadi 427-447 pelanggaran.

Di Ibu Kota, Polda Metro Jaya pernah melakukan uji coba serupa pada Januari 2017. Saat itu, 8.040 pelanggar tertangkap basah dalam berbagai macam pelanggaran lalu lintas.

Dalam uji coba tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang setidaknya 65.000 CCTV di berbagai sudut kota. Namun, polisi menilai penerapan e-tilang belum dapat direalisasikan lantaran terkendala berbagai hal seperti sumber daya manusia dan kelengkapan registrasi dan administrasi kepemilikan kendaraan.

Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengatakan, saat ini banyak kepemilikan kendaraan di Jakarta yang bermasalah, misalnya, banyaknya unit kendaraan yang tidak sesuai dengan surat kepemilikannya, soal alamat pemilik kendaraan yang tak akurat hingga soal jual beli mobil.

“Banyak kendaraan yang bukan miliknya sendiri sehingga menyulitkan untuk pendataan, seperti soal alamat pelanggar. Kendala lainnya adalah banyak kendaraan pembelian bekas yang tidak segera dibalik nama,” tutur Budiyanto pada Selasa (12/9/2017).

”Jadi kalau mau denda tilangnya dilakukan saat pembayaran pajak,” sambungnya.

Be Sociable, Share!

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan