start over 12.500 Orang Melarikan Diri Dari Kota Hawija Sejak Dimulainya Operasi Militer Usir ISIS - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Kamis, 23 November 2017

12.500 Orang Melarikan Diri Dari Kota Hawija Sejak Dimulainya Operasi Militer Usir ISIS

12.500 Orang Melarikan Diri Dari Kota Hawija Sejak Dimulainya Operasi Militer Usir ISIS




Fakta.co.id – Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), 12.500 orang melarikan diri dari Kota Hawija, Irak Utara, sejak dimulainya operasi militer untuk mengusir kelompok ISIS. Hal tersebut disampaikan pada Selasa 3 Oktober.

“Selama akhir pekan, jumlah orang yang telah melarikan diri dari pertempuran telah meningkat dari 7.000 orang yang mengungsi selama minggu pertama operasi tersebut … sekira 12.500 orang pada malam terakhir,” ungkap kantor urusan kemanusiaan PBB (OCHA) dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP, Selasa (4/10/2017).

“Jumlah pasti orang-orang yang masih berada di Hawija tidak diketahui, tapi bisa mencapai 78 ribu,” tambahnya.

Pasukan Irak mengklaim berhasil merampas kawasan ISIS yang strategis di sebelah selatan Hawija.

Pasukan pemerintah yang didukung oleh koalisi pimpinan AS dan Hashed al-Shaabi, sebuah aliansi yang sebagian besar merupakan milisi Syiah, telah berjuang untuk merebut kembali Hawija, yang ditangkap oleh para jihad pada 2014.

PBB mengatakan bahwa organisasi kemanusiaan telah mendirikan pos pemeriksaan, kamp, dan lokasi darurat di wilayah tersebut yang mampu menerima lebih dari 70 ribu orang yang dapat melarikan diri dari operasi Hawija.

Sekadar diketahui, Irak memulai serangan pada 21 September untuk merebut Hawija, yang jatuh ke tangan militan setelah tentara Irak hancur pada 2014 dalam menghadapi serangan yang dilakukan oleh ISIS dan tetap menjadi kota terakhir yang ditahan militan di utara negara tersebut.

Juru Bicara PBB Jens Laerke mengatakan bahwa jumlah orang yang melarikan diri dari area tersebut telah meningkat dari 7.000 orang selama minggu pertama operasi tersebut menjadi sekira 12.500 orang. Namun 78 ribu orang lainnya masih terjebak.

Pejabat keamanan Irak mengatakan bahwa gerilyawan mencegah beberapa penduduk untuk pergi, sementara yang lain takut melarikan diri karena khawatir akan ranjau yang mungkin diletakkan oleh ISIS di sekitar kota.

“Kami tetap prihatin atas kehidupan dan kesejahteraan warga sipil yang rentan ini dan mengingatkan mereka agar warga sipil harus dilindungi setiap saat dan diizinkan meninggalkan Hawija dengan aman,” tukas Laerke.

Be Sociable, Share!

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan