start over Beberapa Hari Sebelum Beraksi, Pelaku Penembakan Las Vegas Kirim Uang Rp1,3 M ke Filipina - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Kamis, 23 November 2017

Beberapa Hari Sebelum Beraksi, Pelaku Penembakan Las Vegas Kirim Uang Rp1,3 M ke Filipina

Beberapa Hari Sebelum Beraksi, Pelaku Penembakan Las Vegas Kirim Uang Rp1,3 M ke Filipina




Fakta.co.id – Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap Marilou Danley, kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas, Stephen Paddock setelah muncul fakta baru yang mungkin menjadi kunci menyingkap motif di balik tragedi yang menewaskan setidaknya 59 orang itu. Penyelidikan polisi mengungkap bahwa Paddock telah melakukan pengiriman uang internasional ke kampung halaman Danley beberapa hari sebelum penembakan.

Paddock diketahui mengirimkan USD100 ribu (sekira Rp1.3 miliar) ke Filipina, di mana keluarga Danley berada, pekan lalu. Tidak diketahui apakah uang itu dimaksudkan sebagai hadiah untuk Danley, atau apakah Paddock bermaksud melarikan diri ke sana, atau jika dia mengirimkannya untuk orang lain.

Polisi mengatakan, Danley, yang bekerja sebagai pegawai kasino, sedang berada di Filipina saat penembakan terjadi. Dia pergi ke Filipina melalui Hong Kong pada 25 September dan diperkirakan akan kembali pada 4 Oktober. Meski dia diyakini tidak terlibat dalam aksi Paddock, keterangan Danley mungkin dapat memberikan petunjuk mengenai keadaan kejiwaan kekasihnya.

“Saya pikir kekasihnya adalah kuncinya. Mudah-mudahan, dia mungkin bisa memberikan beberapa jawaban.Tapi, kita mungkin mengalami insiden penembakan terburuk di Amerika Serikat (AS) dan tidak pernah benar-benar tahu mengapa hal itu terjadi,” kata pakar keamanan, Jeffrey Simon sebagaimana dikutip Telegraph, Rabu (4/10/2017).

Penyelidik Biro Investigasi Federal AS (FBI) telah memeriksa keadaan keuangan Paddock sebagai upaya mencari motif penembakan. Paddock diperkirakan memiliki kekayaan sebesar USD2 juta (Rp27 miliar) dan diketahui sering berjudi dengan nilai puluhan ribu dolar, namun, saudara Paddock, Eric mengatakan, kakaknya tidak pernah kehilangan banyak uang.

“Dia akan menggerutu ketika dia kalah taruhan. Tapi dia tidak pernah mengatakan dia telah kehilangan USD4 juta atau sekira itu… Saya pikir dia akan mengatakan kepada saya jika itu terjadi,” kata Eric.

Paddock tampaknya cukup sering berjudi terutama dalam pekan-pekan menjelang penembakan tersebut. Catatan yang disimpan oleh kasino Las Vegas menunjukkan bahwa Paddock terlibat dalam 16 transaksi dengan nilai lebih dari USD10 ribu dalam beberapa pekan terakhir. Tidak segera jelas apakah transaksi itu berakhir dengan kemenangan atau kekalahan.

Pria berusia 64 tahun itu ditemukan telah tewas bunuh diri saat polisi menyerbu masuk ke dalam kamar di lantai 32 Hotel Mandalay Bay yang menjadi sarang Paddock saat menembaki puluhan ribu orang penonton festival musik pada Minggu malam, 1 Oktober. Anehnya, dia tidak meninggalkan surat wasiat atau memiliki rencana untuk melarikan diri setelah melakukan aksi gilanya itu.

Hal itu membuat polisi bingung dan berusaha mengetahui apa yang mendorong mantan akuntan itu untuk melakukan aksinya dan melakukan pembantaian tersebut.

Be Sociable, Share!

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan