start over TNI AL di Riau Gagalkan Penyelundupan 102 Trenggiling ke Malaysia - FAKTA.CO.ID

FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

Kamis, 23 November 2017

TNI AL di Riau Gagalkan Penyelundupan 102 Trenggiling ke Malaysia

TNI AL di Riau Gagalkan Penyelundupan 102 Trenggiling ke Malaysia




FAKTA.CO.ID, Pekanbaru – Pihak TNI AL di Dumai, Riau menggagalkan rencana penyelundupan 102 Trenggiling dengan tujuan Malaysia. Barang bukti dan dua orang tersangka diserahkan ke Gakkum BBKSDA Riau.

Demikian disampaikan, Kepala Seksi Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Eduwar Hutapea saat dihubungi detikcom via seluler, Rabu (25/10/2017).

“Barang bukti 102 Tregiling yang dimasukan dalam karung diserahkan pihak TNI AL ke kita. Termasuk dua orang tersangka yang membawa Trenggiling,” kata Eduwar.

Menurut Eduwar, kedua tersangka inisial A (25) dan B (22) yang ditangkap TNI AL merupakan warga Kabupaten Bengkalis, Riau. Keduanya ditangkap saat membawa Trenggiling dengan kapal di Selat Bengkalis pada Selasa (24/10) pada siang hari.

“Kedua pelaku ini membawa Trenggiling dari Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis dengan kapal. Kondisi Trenggiling dalam keadaan hidup,” kata Eduwar.

Dalam pemeriksaan saat ini, kata Eduwar, keduanya mengaku menerima upah Rp 800 ribu per orang. Mereka mengaku hanya mendapatkan perintah dari seseorang untuk membawa Trenggiling dari Bengkalis dengan tujuan Selat Malaka.

“Kedua tersangka menyebutkan, mereka hanya orang yang disuruh membawa Trenggiling ke tengah laut wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Nanti di tengah laut, akan ada kapal dari Malaysia yang sudah menunggu,” kata Eduwar.

Menurut Eduwar, kedua tersangka ini diancam dengan UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi dan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

“Kedua tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Kedua tersangka mengaku jika mereka disuruh seseorang inisial A, namun mereka tidak pernah berjumpa. Kita masih dalami penyidikan ini,” tutup Eduwar.

Be Sociable, Share!

Tags: , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan