FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

15 Desember 2017

6 Tips Mendaki Gunung Untuk Para Pemula

6 Tips Mendaki Gunung Untuk Para Pemula




Fakta.co.id – Mendaki aman sampai puncak dan kembali ke rumah tentunya jadi impian pendaki. Simak dulu sejumlah tips berikut ini agar aman dan tidak tersesat kala pendakian.

Tersesat maupun kelelahan saat melakukan aktivitas pendakian gunung tak jarang terjadi. Bagaimana sebenarnya standar pendakian gunung yang aman, berikut ini tipsnya:

1. Persiapan fisik

Koordinator Pos Basarnas Trenggalek Asnawi Suroso mengatakan, sebelum melakukan proses pendakian harus dilakukan sejumlah persiapan, termasuk fisik maupun mental.

“Dari sisi seorang pendaki, yang pertama kemampuan secara fisik itu harus, seperti halnya kasus yang terjadi di Gunung Kelud ini sebenarnya si pendaki yang yang namanya Nani, waktu berangkat dalam kondisi tidak fit. Orang yang fisiknya sehat saja belum tentu mampu, dia akhirnya drop,” ujarnya.

Menurutnya, di beberapa lokasi pendakian, biasanya pihak pengelola akan melakukan pemeriksaan kondisi fisik pendaki guna memastikan kesiapannya untuk melakukan aktivitas di gunung.

2. Mengetahui teknik pendakian dan karakteristik gunung

Mayor TNI Misirin, Kasdim 0806 Trenggalek mengatakan, teknik pendakian yang benar harus diketahui setiap orang yang akan beraktivitas di gunung.

“Orang naik gunung itu ada trik-triknya, misalkan kalau naik dengan tanjakan tinggi, naik perlahan kemudian istirahat dulu, jangan langsung dipaksa sekali jalan tapi ternyata tidak kuat,” ujar pria yang pernah mendaki Gunung Himalaya ini.

Selain itu, wajib juga untuk mengetahui karakteristik gunung yang akan didatangi, karena setiap gunung memiliki karakter dan jalur yang berbeda-beda.

3. Sedia perlengkapan pendakian

Selanjutnya, persiapan yang harus dipenuhi oleh pendaki adalah perlengkapan, mulai dari tenda, alas tempat tidur, kompas hingga rute pendakian. Pendaki juga wajib membekali diri dengan peralatan untuk antisipasi hujan maupun kelengkapan penerangan.

“Perlengkapan yang paling sering dilanggar adalah untuk menjaga tubuhnya sendiri dari rintangan yang ada, misalkan alas kaki. Masih banyak pendaki yang hanya pakai sandal, padahal medan gunung itu rata-rata terjal. Harusnya sepatu,” ucap Asnawi.

4. Jangan pakai jeans

Para petualang gunung juga tidak disarankan untuk memakai celana jeans, karena jenis kain tersebut mudah meresap air dan sulit untuk kering. Namun kenyataannya masih banyak para pendaki yang nekat menggunakan jenis celana tersebut.

5. Bawa bekal yang cukup

Dengan aktivitas pendakian yang berat, tentunya pendaki harus makan dan minum yang cukup. Penting sekali untuk membawa bekal makanan untuk mengisi perut.

“Kemudian yang paling penting adalah bekal makanan dan minum. Setiap kali akan naik gunung harus benar-benar menghitung kebutuhan makan dan minum termasuk cadangan. Yang sering itu pendaki meremehkan ini, bahkan hanya berbekal mie instan satu bungkus untuk satu hari,” tutur Asnawi.

Hal senada juga disampaikan Misirin. Dia mengakui makanan dan minuman adalah perbekalan yang sangat penting untuk dibawa saat mendaki gunung. Tidak hanya makanan berat, sejumlah makanan kecil juga perlu untuk disiapkan guna menambah asupan kalori tubuh, sehingga tetap terjaga.

“Namun kalau makan juga jangan sampai berlebihan, perlu juga membawa makanan yang ringan seperti biskuit, coklat,” imbuhnya.

6. Jangan berpencar sendiri saat mencari air

Misirin yang merupakan mantan anggota Kopassus ini mengimbau masing-masing pendaki untuk menyediakan air minum yang cukup, sehingga tidak harus melakukan pencarian air di tengah perjalanan. Kalau pun harus mencari air minum di gunung, harus mengetahui medannya.

“Karena Kalau tidak pasti akan tersesat, pada saat mencari air jangan sampai sendirian, harus berdua atau lebih. Gunung yang sekelilingnya adalah hutan sangat rawan tersesat” jelasnya.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan