FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

15 Desember 2017

Seorang Editor Sampaikan Permintaan Maaf Karena Terbitkan Foto Jasad Korban Pembunuhan di Koran

Seorang Editor Sampaikan Permintaan Maaf Karena Terbitkan Foto Jasad Korban Pembunuhan di Koran




Fakta.co.id – Seorang editor surat kabar bernama Imraan Hosany, dinyatakan bersalah karena “melakukan kekerasan moral” pada 2013. Hosany diketahui menampilkan jasad seorang wanita bernama Michaela McAreavey yang tewas akibat dicekik seseorang yang tak dikenal.

Akibat perbuatannya tersebut, Imraan Hosany juga telah mengeluarkan permintaan maaf secara publik lewat surat kabar tempat ia bekerja, Mauritius Sunday Times, surat kabar tersebut pada Minggu 19 November.

Dilansir dari BBC, Senin (20/11/2017), Hosany mengatakan bahwa dia secara sungguh-sungguh menyesali perbuatannya yaitu menerbitkan foto jasad McAreavey. Ia juga mengatakan bahwa dia tidak bermaksud untuk menyakiti atau membenci nama dan kepribadian keluarga McAreavey. Hosany mengatakan bahwa tujuan utama ia terbitkan foto jasad tersebut adalah semata-mata untuk menyoroti kekejaman dan kepengecutan para pelaku pembunuhan.

Selain itu, keluarga Harte dan McAreavey juga melakukan tuntutan terhadap Imraan Hosany dan Mauritius Sunday Times dalam kasus di luar foto-foto jasad tersebut. Namun belum jelas kasus apa yang keluarga McAreavey tuntut.

Sekadar diketahui, Michaela McAreavey, dari County Tyrone, ditemukan tewas di kamalnya di Mauritius pada Januari 2011, 12 hari setelah pernikahannya. Berdasarkan pemeriksaan, diketahui McAreavey tewas akibat cekikan.

Dua pekerja hotel dibebaskan dari tuduhan atas pembunuhan Michaela McAreavey setelah persidangan selama delapan minggu. Waktu tersebut merupakan waktu terlama dalam sejarah hukum Mauritian. Hingga detik ini, tidak diketahui siapa pelaku pencekikan wanita berusia 27 tahun tersebut.

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan