FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

16 Juli 2018

Donald Trump Menyebut Kim Jong-un Sebagai Anak Anjing yang Sakit

Donald Trump Menyebut Kim Jong-un Sebagai Anak Anjing yang Sakit




Fakta.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan komentar pedasnya terhadap pimpinan Korea Utara Kim Jon Un, sehari setelah Korut meluncurkan uji coba rudal balistik antarbenua.

Dilansir dari Yahoo News, Kamis (30/11/2017), Trump menyebut Kim sebagai anak anjing yang sakit. Dia juga mendesak semua negara, termasuk China, untuk segera memutuskan hubungan kerjasama ekonomi dan diplomatik dengan Pyongyang.

“Pria roket kecil, dia adalah anak anjing yang sakit,” kata Trump pada Rabu (29/11/2017) di tengah pidatonya mengenai rencana pemotongan pajak dari Partai Republik, di Kongres.

Uji coba misil balistik antarbenua milik Korea Utara pada Rabu (29/11/2017) pagi waktu setempat, menjadi tantangan besar bagi Trump.

Pasalnya, uji coba tersebut dilakukan setelah Trump memberikan sanksi baru kepada Korut, dan menyatakan negara pimpinan Kim Jon Un itu sebagai negara sponsor untuk aksi terorisme.

Tes pada pagi hari waktu Korut itu merupakan uji coba balistik bersenjata nuklir Korut yang pertama, dalam lebih dari dua bulan terakhir.

Pentagon menyatakan misil balistik antarbenua tersebut telah terbang sejauh 1.000 km sebelum jatuh ke Zona Ekonomi Eksklusif maritim Jepang.

Misil itu juga disebut dapat memiliki daya jangkau maksimal sekitar 13.000 km, sementara jarak Korea Utara ke Washington DC hanya 11.000 km.

Terkait uji coba misil balistik antarbenua milik Korut, Duta Besar AS untuk PPB, Nikki Haley mengatakan, Korut telah membawa dunia lebih dekat dengan perang.

“Jika perang terjadi, jangan salah, rezim Korut akan benar-benar hancur,” katanya.

Dia juga mendesak semua negara untuk menghentikan hubungan dengan Korut, di samping menerapkan sanksi pada Korut.

“Semua negara harus memutuskan hubungan diplomatik dengan Korut, dan membatasi kerjasama militer, ilimiah, teknis atau perusahaan komersial,” katanya di hadapan Dewan Keamanan PBB.

Dia menambahkan, negara-negara harus memutuskan hubungan perdagangan dengan menghentikan semua ekspor dan impor, serta mengeluarkan semua pekerja asal Korut.

Halley menyebut Trump telah menelepon Presiden China Xi Jinping untuk memotong pasokan minyak ke Korut.

Sebelumnya, Singapura dan Sudan telah berjanji untuk memutuskan beberapa kerjasama ekonomi dengan Korut.

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan