FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

24 April 2018

Antisipasi Libur Panjang Imlek, KAI Tambah 8 Unit Kereta

Antisipasi Libur Panjang Imlek, KAI Tambah 8 Unit Kereta




Fakta.co.id – PT KAI Daerah Operasi I (Daop I) Jakarta menambah delapan unit kereta api (KA) tambahan dari Stasiun Gambar untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang jelang libur panjang Tahun Baru Imlek 2018 yang jatuh pada Jumat (16/2).

Tambahan KA tersebut di luar operasional 53 KA reguler, yang terdiri 28 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Gambir dan 25 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Pasar Senen.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) KAI Daop I Edy Kuswoyo menyatakan, kereta tambahan tersebut terdiri dari empat KA Argo Parahyangan tujuan Bandung, satu KA Argo Dwipangga Fakultatif, satu KA Argo Lawu Fakultatif tujuan Solo, satu KA Argo Jati Tambahan dan satu KA Cirebon Ekspres Fakultatif tujuan Cirebon.

“PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan tempat duduk sebanyak 30.948 untuk KA reguler yang dibagi menjadi 18.452 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan 12.496 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Gambir. Perseroan juga menyiapkan tempat duduk untuk KA Tambahan sebanyak 3.440 tempat duduk.” ujar Edy dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (14/2).

Untuk pemberangkatan KA dari Stasiun Pasar Senen pada hari Minggu-Jumat (11-17 Februari) seperti KA Matarmaja tujuan Malang, KA Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya Gubeng, KA Brantas tujuan Blitar, KA Bengawan tujuan Purwosari okupansinya telah mencapai 100 persen.

Demikian juga untuk pemberangkatan hari Selasa-Jumat (13-16 Februari) seperti KA Majapahit, KA Jayabaya tujuan Malang, KA Kertajaya tujuan Surabaya Pasar Turi. Hal yang sama juga terjadi untuk pemberangkatan Rabu-Jumat (14-16 Februari) KA Progo tujuan Lempuyangan yang okupansinya telah mencapai 100 persen.

Sementara, untuk pemberangkatan hari Kamis -Jumat (15-16 Februari) seluruh perjalanan KA pemberangkatan Stasiun Pasar Senen telah mencapai okupansi 100 persen, hanya KA Tawang jaya tujuan Semarang Poncol, KA Kutojaya tujuan Kutoarjo, dan KA Gumarang tujuan Surabaya Pasar Turi pada hari Jumat (16/2) yang masih tersedia, itu juga hanya tersisa sekitar 20 persen.

Selanjutnya, KA keberangkatan dari stasiun Gambir perjalanan hari Kamis (15/2) telah mencapai okupansi 100 persen, hanya KA Argo Parahyangan tujuan Bandung dan KA Argo Jati pemberangkatan pagi hari yang masih tersedia.

Sedangkan untuk hari Jumat (16/2) untuk KA Argo Muria, KA Argo Sindoro tujuan Semarang, KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu tujuan Solo, Argo Anggrek Pagi tujuan Surabaya Pasar Turi, KA Taksaka Pagi tujuan Yogyakarta, KA Argo Parahyangan tujuan Bandung pemberangkatan pagi juga telah mencapai volume 100 persen.

Berdasarkan data perseroan, total volume penumpang pemberangkatan dari Jakarta dari hari Rabu-Minggu (14-18 Februari) mencapai 124.449 penumpang dengan rincian 71.488 penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 52.961 penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir.

Jumlah ini meningkat 13.5 persen jika dibandingkan dengan total volume penumpang pada libur Tahun Baru Imlek tahun 2017 dengan periode yang sama sebanyak 109.578 penumpang.

Sedangkan volume tertinggi pemberangkatan terjadi pada hari Kamis (15/2) sejumlah 18.314 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen, atau menurun 1.2 persen dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 18.535 penumpang.

Adapun Keberangkatan dari Stasiun Gambir pada tahun ini mencapai sebanyak 15.460 penumpang atau naik 13 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 13.679 penumpang.

Lebih lanjut, Edy mengimbau pengguna layanan kereta api untuk memastikan reservasi dilakkukan melalui agen atau chanel-chanel resmi.

Hal ini dilakukan untuk menghindari membeli tiket dari penawaran jasa perorangan yang akan merugikan konsumen.

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan