FAKTA.CO.ID

Portal Berita Terpercaya. Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Olahraga, Otomotif, Hiburan dari nasional hingga mancanegara.

22 April 2018

Pemerintah Buka Wacana Impor Daging Sapi Dari Brazil

Pemerintah Buka Wacana Impor Daging Sapi Dari Brazil




Fakta.co.id – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah tengah menjajaki peluang impor daging sapi dari Brazil selain dari Australia. Dengan langkah ini, pemerintah ingin negara asal impor daging sapi bisa lebih beragam.

Darmin mengatakan rencananya tim dari Kementerian Pertanian akan terbang ke Brazil untuk mengecek zona yang bebas penyakit kuku dan mulut. Sapi yang diimpor tetap berupa sapi bakalan, sesuai dengan kewajiban yang tertera di Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014.

“Brazil itu masih harus dicek betul kesana jadi Kementerian Pertanian akan segera berangkat ke sana untuk mengecek zona mana yang bebas penyakit kuku dan mulut. Pemotongannya sudah memenuhi standar halal,” ujar Darmin di kantornya Rabu malam (21/3).

Ia melanjutkan diversifikasi negara asal impor ini dimaksudkan agar bisa mendapat pasokan daging yang lebih murah. Sebab, pemerintah ingin agar daging sapi bisa turun di bawan harga Rp100 ribu per kilogram (kg) sebelum ibadah puasa bulan Ramadan dua bulan lagi.

Menurut catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per 21 Maret 2018, harga rata-rata daging sapi nasional di angka Rp114.450 per kg. Bahkan, di beberapa daerah, daging sapi telah menembus harga Rp120 ribu per kg.

“Harus bisa dijual sebagian paling tidak pada harga rendah Rp80 ribu per kg. Harga sekarang masih dibawah Rp100 ribu, harapannya di bawah itu,” ungkapnya.

Hanya saja menurutnya, sejauh ini pemerintah belum menetapkan volume impor daging dari Brazil. Rapat koordinasi terbatas yang dilakukan di tingkat Kemenko Perekonomian baru menentukan mekanisme impornya saja.

Nantinya, impor akan dilakukan melalui sistem lelang di mana Kementerian Perdagangan akan mengundang perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Artinya dalam lelang itu, siapa yang dapat izinnya, siapa yang berani menawarkan harganya paling murah,” papar dia.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian meramal bahwa kebutuhan daging sapi di masa hari raya Idul Fitri antara bulan Mei dan Juni berada di angka 119 ribu ton. Rencananya, 76 ribu ton dipasok dari dalam negeri dan sisanya didatangkan dari impor.

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan