Lion Air akan datangkan Airbus 330-900NEO dalam waktu dekat

Diposting pada


KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lion Air Group berencana mendatangkan pesawat Airbus 300-900NEO dalam waktu dekat sebagai langkah peremajaan armada.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro bilang pesawat pesanan Lion Air telah selesai melakukan uji terbang (test flight) pada 28 Juni 2019 pukul 10:54 di Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac dan mendarat pukul 15.00. 

“Sekarang sedang dilakukan tahap pengerjaan lainnya di pabrikan Airbus, Toulouse,” ujar Danang dalam siaran persnya, Sabtu (29/6).

Airbus 330-900NEO Lion Air memiliki jadwal pengiriman ke Indonesia dalam waktu dekat. Pihak Lion Air mengharapkan rencana kedatangan pesawat dapat berjalan lancar dan sesuai waktu yang ditentukan. Kedatangan tersebut akan menempatkan Lion Air sebagai bagian jajaran maskapai pertama yang menggunakan armada ini.

“Sesuai analisis dan pandangan tajam bisnis kedepan, pengoperasian Airbus 330-900NEO merupakan salah satu langkah strategis Lion Air untuk program “revitalisasi” atau peremajaan armada,” jelas Danang.

Menurutnya fokus Lion Air yakni mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan (safety first), guna mendukung ekspansi bisnis penerbangan berkonsep low cost carrier (LCC), termasuk menawarkan tren perjalanan udara jarak jauh (long haul) yang mengesankan, seiring permintaan tren millennials traveling.

Airbus 330-900NEO Lion Air nantinya mampu melayani berbagai rute populer yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 15 jam, seperti penerbangan Ibadah (Umrah) non-stop dari Makassar ke Madinah dan Jedddah, Balikpapan ke Jeddah serta Surabaya ke Madinah dan tujuan lainnya

 Lebih jauh Danang bilang Lion Air telah mempertimbangkan berbagai faktor, bahwa pesawat tersebut mempunyai kinerja operasional, teknologi modern, tingkat keandalan yang didukung perangkat terbaik bagi maskapai dan penumpang. 

“Bagi airlines, akan memperoleh keuntungan 25% lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar per kursi serta menurunkan biaya operasi yang memanfaatkan teknologi generasi baru A350 XWB seperti lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter,” ungkap Danang. 

Selain itu, penyempurnaan aerodinamis, mesin generasi terbaru, common type rating (lisensi pilot yang sama) dan sistem baru – teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB – layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun diklaim sebagai keunggulan yang dimiliki oleh pesawat ini.

Adapun sejumlah fasilitas yang dimiliki A330-900NEO yakni kursi lorong ganda (double aisle) hingga 440 kursi penumpang, fitur utama dari kabin airspace, desain baru kompartemen bagasi kabin (overhead bin) yang memungkinkan lebih mudah mengatur dan menyimpan banyak barang bawaan di kabin.

Lion Air pada 2018 telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat pesawat sejenis. Seluruh pesawat yang dipesan oleh Lion Air adalah jenis armada berkapasitas lebih besar dan akan melengkapi kekuatan tiga wide body Lion Air Airbus 330-300 sekarang. 

Kesepuluh pesawat direncanakan untuk pengiriman bertahap ke Lion Air Group pada 2019 dan 2020. Pada tahun ini, Lion Air direncanakan menerima dua pesawat.

Reporter: Filemon Agung
Editor: Yoyok

Video Pilihan



Source link
(Andrew Hidayat/Fakta.co.id)
Penulis: Andrew Hidayat 
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Recent search terms:

  • rossi 46 nangis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *